Batik pring sedapur Magetan yang kaya dengan nuansa alam 30. Batik sido asih dengan motif yang premium dan klasik Cara merawat dan membersihkan batik yang efektif Tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional, setelah di tanggal yang sama 13 tahun lalu, batik dinyatakan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.
Motif ini diambil dari rumpunan tumbuhan bambu yang tumbuh mengelilingi kawasan Dusun Papringan di Desa Sidomukti, tempat batik tulis ini dibuat untuk pertama kalinya, sekitar tahun 1970-an. Ciri khas batik motif Pring Sedapur, berupa gambar rumpun bambu yang diatasnya ada gambar bulan.
Bahkan kini, mereka banyak memodifikasi motif batik Pring Sedapur dengan motif tren selera pasar. Motif cendrawasih dan bermacam jenis bunga digabungkan dengan motif serumpun atau seonggok bambu. Ya, motif batik pring sedapur tetap lentur dengan perubahan zaman agar tidak luntur warnanya.
Istilah dari Pring Sedapur berasal dari bahasa Jawa yang artinya adalah bambu dan serumpun. Jadi, motif batik ini menggambarkan tanaman bambu dengan warna cerah dan memiliki nilai filosofi yaitu hidup rukun dan tenteram. Itulah penjelasan dari sejarah batik di Indonesia serta ragam-ragam batik di Indonesia.
Beragamnya motif batik menjadi simbol keanekaragaman kearifan lokal Indonesia. Batik ini merupakan Batik khas daerah Magetan yang berasal dari sebuah desa di lereng Gunung Lawu yang sarat dengan pohon bambu. Tepatnya di Dusun Papringan, Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan. Pring dalam bahasa Jawa adalah bambu.
Motif Batik Pring Sedapur adalah batik asli Jawa Timur, tepatnya di Desa Sidomukti, Kecamatan Sidomukti. Motif ini berasal dari kata Pring yang diartikan dalam bahasa Jawa adalah bamboo, sedangkan sedapur merupakan rangkaian atau sekumpulan sesuatu seperti analoginya seperti di dapur, yang terdapat semua barang atau perkakas.
. 9 146 35 76 364 399 140 323
motif batik pring sedapur